Sebanyak 83 item atau buku ditemukan

Pengantar Hukum Indonesia Jilid 2

Pembidangan dan Asas-asas Hukum

Buku Ajar Pengantar Hukum Indonesia atas dua jilid yaitu, jilid 1 tentang "Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi" dan jilid 2 tentang "Asas-asas Hukum yang Berlaku Di Indonesia". Dalam buku jilid 1 berisi, gambaran umum namun cukup jelas tentang hukum yang berlaku di Indonesia pada era Reformasi yang merupakan salah satu sistem (Sistem hukum positif Indonesia). Dalam sistem hukum positif Indonesia terdiri atas 3 komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi yaitu, peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, dan hukum adat serta hukum kebiasaan. Dengan mengetahui dan memahami komponen-komponen dalam sistem hukum positif Indonesia itu, diaharapkan para pembaca dapat mengetahui dan memahami samua hal yang berkaitan dengan hukum yang sedang berlaku di Indonesia secara garis besar. Dalam buku jilid 2 membahas tentang asas-asas hukum yang terdapat dalam hukum yang sedang berlaku di Indonesia, baik hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis, dengan maksud untuk memberi bekal bagi para pembaca dalam mempelajari dan mendalami hukum positif Indonesia.

Buku Ajar Pengantar Hukum Indonesia atas dua jilid yaitu, jilid 1 tentang "Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi" dan jilid 2 tentang "Asas-asas Hukum yang Berlaku Di Indonesia".

Pengantar Hukum Indonesia Jilid I

Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi

Buku dengan judul “Buku Ajar Pengantar Hukum Indonesia” ini, terdiri atas dua jilid yaitu, jilid 1 tentang “Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi” dan jilid 2 tentang “Asas-asas Hukum Yang Berlaku Di Indonesia”. Dalam buku jilid 1 berisi, gambaran umum namun cukup jelas tentang hukum yang berlaku di Indonesia pada era Reformasi yang merupakan satu sistem (Sistem hukum positif Indonesia). Dalam sistem hukum positip Indonesia terdiri atas 3 komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi yaitu, peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, dan hukum adat serta hukum kebiasaan. Dengan mengetahui dan memahami komponen-komponen dalam sistem hukum positip Indonesia itu, diharapkan para pembaca dapat mengetahui dan memahami semua hal yang berkaitan dengan hukum yang sedang berlaku di Indonesia secara garis besar.

Buku dengan judul “Buku Ajar Pengantar Hukum Indonesia” ini, terdiri atas dua jilid yaitu, jilid 1 tentang “Sistem Hukum Indonesia Pada Era Reformasi” dan jilid 2 tentang “Asas-asas Hukum Yang Berlaku Di Indonesia”.

Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan merupakan sebuah kajian atau penelitian terkait dengan layak tidaknya suatu usaha tersebut dijalankan. Studi kelayakan berupa laporan atau proposal terkait dengan proyek atau gagasan suatu usaha, yang objeknya mengenai berbagai analisis terhadap perencanaan usaha, apakah usaha yang direncanakan akan sukses atau gagal apabila dilaksanakan. Kesuksesan ataupun kegagalan usaha yang dimaksudkan merupakan hasil kajian atau analisis dengan berbagai teori atau perspektif. Hal tersebut dilihat dari aspek barang atau jasa yang akan diperjualbelikan, aspek terpenuhi tidaknya persyaratan untuk dapat berkembang. Pembukaan atau pengembangan bisnis baru senantiasa memerlukan studi kelayakan bisnis meskipun dengan tingkat intensitas yang berbeda-beda. Pengkajian dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hukum, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan Sumber Daya Manusia, Keuangan. Pada dasarnya studi kelayakan usaha membahas dan mengkaji berbagai macam konsep dasar yang berkaitan dengan keputusan dan proses pemilihan proyek bisnis agar mampu memberikan manfaat ekonomis dan sosial sepanjang waktu. Dalam studi ini, pertimbangan ekonomis dan teknis sangat penting karena akan dijadikan dasar implementasi kegiatan usaha. Oleh karena itu, pemahaman terhadap penyusunan studi kelayakan bisnis sangat penting, baik bagi dunia bisnis maupun bagi dunia akademisi. Dalam berbisnis, semua pengusaha harus memperhitungkan untung dan ruginya yang tidak hanya bergantung pada modal uang, tetapi juga pada sumber daya manusia, profesionalitas dan proporsionalitasnya, semua faktor yang mendukung terlaksananya sebuah bisnis, reputasi, rekanan usaha, dan pengalaman dalam menjalankan usaha. Dengan demikian, hal tersebut menghasilkan suatu pandangan dan kesimpulan mengenai layaknya usaha tersebut dilaksanakan.

Pengkajian dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hukum, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan Sumber Daya Manusia, Keuangan.

Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis sering dianggap sebagai rencana bisnis (business plan), namun sebenarnya terdapat perbedaan yang mendasar terhadap penafsirannya. Rencana bisnis dapat menjadi road map dari para pelaku bisnis. Rencana memiliki tiga pola pertanyaan yang menjadi pedoman: Dimana saya sekarang? Kemana tujuan saya pergi? dan Bagaimana saya mendapatkannya? Rencana bisnis biasanya berbentuk rencana tertulis yang memuat mini tujuan bisnis, cara kerja serta terdapat rincian keuangan atau modal lapisan para owner serta cara manajemen dalam mencapai tujuannya (Megginson, Byrd and Megginson, 2000).

digunakan sedikit maka semakin kecil intensitas penyusunan studi kelayakan bisnisnya. Etika Menyusun Studi Kelayakan Bisnis Ketika studi kelayakan bisnis dilakukan maka perlu dilakukan etika dalam pelaksanaannya.

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS NILAI PANCASILA DAN AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Upaya mempersiapkan generasi bangsa yang cerdas, unggul, bertanggung jawab, serta berdaya saing kuat, maka perlu diberikan pembelajaran tentang pendidikan karakter. Salah satunya melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan diajarkan sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Tujuan akhirnya adalah mampu mengimplementasikan nilai kehidupan yang terkandung dalam materi Pendidikan Kewarganegaraan berdasarkan nilai Pancasila pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Merujuk pada sila pertama “Ketuhanan yang Maha Esa” tentu erat kaitannya dengan agama, Ahlussunnah Wa Jama’ah sendiri merupakan aliran dalam agama Islam. Nilai kehidupan Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam bermasyarakat, berbangsa bahkan bernegara sangat relevan dengan nilai Pancasila mengingat pendirian bangsa Indonesia atas rahmat Tuhan, dan Pancasila sendiri merupakan filsafat, ideologi, juga paradigma kehidupan bangsa Indonesia. Perpaduan nilai Pancasila dengan nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah akan menciptakan generasi yang berkarakter, berjiwa religius serta mampu meningkatkan rasa cinta tanah air. Tentunya hal tersebut sangat selaras dengan konsep bela negara pada sistem pertahanan negara yang diajarkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan.

Upaya mempersiapkan generasi bangsa yang cerdas, unggul, bertanggung jawab, serta berdaya saing kuat, maka perlu diberikan pembelajaran tentang pendidikan karakter.

FILSAFAT HUKUM

REFLEKSI KRITIS TERHADAP HUKUM DAN HUKUM INDONESIA (DALAM DIMENSI IDE DAN APLIKASI)

Pengantar Teknologi Informasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi terus menerus berkembang ke arah yang lebih baik lagi, di mana perkembangan ini telah dimulai sejak berabad-abad silam. Pesatnya kemajuan teknologi tidak bisa dipungkiri semakin memanjakan manusia, contohnya dalam hal berkomunikasi. Interaksi yang terjadi dengan adanya bantuan teknologi menjadi semakin mudah dan beragam. Keseluruhan materi dalam buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan terbagi dalam 14 bab sebagai berikut: Bab 1 Dasar-Dasar Teknologi Informasi Bab 2 Etika IT Bab 3 Sejarah Teknologi Informasi Bab 4 Sistem Perangkat Lunak Teknologi Informasi Bab 5 Sistem Komputer Bab 6 Input dan Output Device Bab 7 Media Penyimpan Eksternal Bab 8 Perangkat Lunak Sistem Bab 9 Perangkat Lunak Aplikasi Bab 10 Kecerdasan Buatan Bab 11 Teknologi Komunikasi dan Jaringan Bab 12 Internet Bab 13 Basis Data Bab 14 Sistem Informasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi terus menerus berkembang ke arah yang lebih baik lagi, di mana perkembangan ini telah dimulai sejak berabad-abad silam.