Sebanyak 5 item atau buku ditemukan

Pendidikan Kewarganegaraan

Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam

Keragaman masyarakat dapat menimbulkan kerawanan konflik, sebagaimana sejarah Kota Surakarta. Kerusuhan tahun 1998 telah merusak kerukunan masyarakat Surakarta dan menyadarkan betapa pentingnya menjaga kerukunan dalam keragaman. Untuk mencegah terjadinya konflik, diperlukan pemahaman warga masyarakat terhadap multikulturalisme dalam masyarakat yang beragam. Pemahaman multikulturalisme dapat diajarkan melalui pembelajaran PKn berbasis multikulturalisme dalam perspektif psikologi sosial Islam. Pendidikan Kewarganegaraan: Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

nilai kebersamaan yang oleh pendiri bangsa dipayungi dalam sebuah ideologi Pancasila. Payung Pancasila itu menjadi sebuah identitas yang membedakan antara bangsa Indonesia dan bangsa lain. Bahkan identitas itu menjadi vitalitas ...

Pancasila dalam Pendidikan Humaniora

Interkulturalisme dan Globalisasi-Internasionalisasi

Di tengah arus perkembangan zaman, Pancasila tetap dijaga keberadaannya untuk terus diteguhkan menjadi identitas dan nilai-nilai kebangsaan. Diskursus-diskursus akademik adalah salah satu upaya yang dilakukannya. Diskursus ini terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan oleh organisasi pergerakan jaman dulu seperti Budi Utomo, Indonesische Studieclub, dan Algemene Studieclub. Buku ini merupakan pengupayaan akademik yang berkaitan dengan ke-Pancasila-an secara dialogis. Kemudian Pancasila didudukkan sebagai basis moral dari segi pendidikan kemanusiaannya, nilai-nilai kebudayaan dan kecenderungan tantangan yang disebabkan pengaruh globalisasi dan paham-paham internasional. Maka tidak berlebihan jika isi buku ini sangat relevan untuk dapat dijadikan sebagai bahan bacaan bagi para pemerhati kebangsaan dan para Pancasilais yang memiliki keberpihakan dan kepedulian terhadap nasib bangsa ini.

Di tengah arus perkembangan zaman, Pancasila tetap dijaga keberadaannya untuk terus diteguhkan menjadi identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

Jacques Derrida: Basic Writings

One of the most influential and controversial thinkers of the twentieth-century, Jacques Derrida’s ideas on deconstruction have had a lasting impact on philosophy, literature and cultural studies. Jacques Derrida: Basic Writings is the first anthology to present his most important philosophical writings and is an indispensable resource for all students and readers of his work. Barry Stocker’s clear and helpful introductions set each reading in context, making the volume an ideal companion for those coming to Derrida’s writings for the first time. The selections themselves range from his most infamous works including Speech and Phenomena and Writing and Difference to lesser known discussion on aesthetics, ethics and politics.

And for the same reason he had to debase or subordinate writing. When he criticizes the Leibnizian characteristic, the formalism of the understanding, and mathematical symbolism, he makes the same gesture: denouncing the ...

Jean-Paul Sartre: Basic Writings

Jean-Paul Sartre is one of the most famous philosophers of the twentieth century. The principle founder of existentialism, a political thinker and famous novelist and dramatist, his work has exerted enormous influence in philosophy, literature, politics and cultural studies. Jean-Paul Sartre: Basic Writings is the first collection of Sartre's key philosophical writings and provides an indispensable resource for all students and readers of his work. Stephen Priest's clear and helpful introductions set each reading in context, making the volume an ideal companion to those coming to Sartre's writings for the first time.

Sartre insists that writing is an ethical and political act; an act which should bean authentic and committed (engage1) expression of the author's freedom. The writer should be fully committed in what they write.

La Escuela De Salamanca

Pengantar Sejarah dan Konsep Pemikiran Mazhab Salamanca

Apa yang disebut "mazhab Salamanca" merupakan salah satu momen paling bermanfaat dari pemikiran Spanyol, baik dalam perkembangannya maupun dalam proyeksi intelek-tualnya. Para guru Salamanca, melalui pelajaran dan tulisan mereka, tidak hanya merumuskan teori tetapi juga menawarkan solusi praktis untuk masalah yang dituntut pada zaman mereka: legitimasi penaklukan Spanyol atas Amerika, dominasi politik, Amerendian sebagai subjek hukum dan moral, masalah kemiskinan di Spanyol, penentuan harga yang adil dalam kontrak jual beli, kepemilikan pribadi, hubungan hukum antar negara, kekuasaan, hukum perang, dll. Karenanya, buku ini penulis sajikan secara khusus dan sistematis semua yang berkaitan dengan mazhab yang telah mengembangkan kapasitas dan kompetensi mereka dan juga yang berkontribusi tidak hanya pada pengenalan dan konsoli-dasi metodologi pengajaran, tetapi juga pada penciptaan postur doktrinal sendiri, menghadapi masalah forum filsafat praktis dan teologi moral yang akan datang untuk membentuk gera-kan doktrinal yang hari ini kita namakan dengan "mazhab Salamanca".

Apa yang disebut "mazhab Salamanca" merupakan salah satu momen paling bermanfaat dari pemikiran Spanyol, baik dalam perkembangannya maupun dalam proyeksi intelek-tualnya.